Partisipasi Masyarakat Pada Program Perbaikan Gizi di Gampong Cotgirek Kabupaten Aceh Utara
Main Article Content
Abstract
Komunikasi merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia untuk berinteraksi dalam lingkungan sosial, karena berperan dalam membentuk informasi, membangun kesepakatan, menjalin hubungan, dan mencapai berbagai tujuan. Permasalahan yang dihadapi kader Posyandu Dusun Tessa, Kecamatan Cot Girek, adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti program perbaikan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi yang digunakan oleh kader Posyandu dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader menerapkan berbagai pola komunikasi, dengan fokus utama pada pola komunikasi lingkaran yang memungkinkan komunikasi dua arah antara kader, bidan desa, dan masyarakat secara setara. Strategi komunikasi yang digunakan mencakup diskusi kelompok, kunjungan rumah, pemanfaatan grup WhatsApp, dan pelibatan tokoh masyarakat. Kader tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan Posyandu. Pendekatan berbasis budaya lokal yang diterapkan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memperbaiki pola makan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pola komunikasi partisipatif dan kontekstual berbasis budaya lokal dapat meningkatkan keberhasilan program perbaikan gizi di tingkat masyarakat.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abidin, Z. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa. Jakarta: CV Genta Ilmu.
Adityawarman, Dkk. (2015). Teori Komunikasi Partisipatif. Bandung: Rosda Karya.
Bappeda. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Daerah. Banda Aceh: Pemerintah Aceh.
Elvina Wilianita. (2019). Pola Komunikasi Kader Posyandu dalam Program ORI. Surabaya: Universitas Airlangga.
Fadjri, N. (2021). Strategi Komunikasi Kesehatan di Posyandu. Yogyakarta: Deepublish.
Fauzy, R., dkk. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial. Jakarta: Prenadamedia Group.
Fiantika, M. (2022). Wawancara Mendalam dalam Penelitian Kualitatif. Malang: UB Press.
Fitriani, R. & Rachmawati, E. (2022). Komunikasi Pembangunan dan Partisipatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.
Hardani, Dkk. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Hardjana, A. (2019). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.
Harinawati, S., et al. (2024). Dampak Kekurangan Gizi pada Anak Usia Dini. Bandung: Penerbit Mandar Maju.
Hasibuan, A. (2017). Peran Kader Kesehatan dalam Pemberdayaan Masyarakat. Medan: USU Press.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021 & 2023). Pedoman Posyandu dan Program Gizi Masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI.
Nasution, Z. (2023). Metodologi Penelitian Sosial Kualitatif. Jakarta: Prenada Media.
Nugraha, R., Dkk. (2022). Model Pola Komunikasi dalam Organisasi Sosial. Bandung: CV. Widya Karya.
Pratiwi, D. (2020). Peran Kader Posyandu dalam Upaya Meningkatkan Status Gizi Balita. Jakarta: UI Press.
Putri, A. D., dkk. (2023). Pola Makan Sehat dan Pengaruhnya terhadap Tumbuh Kembang Anak. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Syam, A., & Fitriani, R. (2023). Posyandu sebagai Strategi Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak di Indonesia. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Syarifah Munawarah. (2020). Partisipasi Masyarakat dalam Program KIA di Posyandu. Banda Aceh: UIN Ar-Raniry.
Tufte, T., & Mefalopulos, P. (2009). Participatory Communication: A Practical Guide. Washington: World Bank.
Utania, I. (2023). Dinamika Partisipasi Komunitas dalam Program Sosial. Yogyakarta: Deepublish.
Wandiro, A. J. (2016). Pola Komunikasi Petugas Posyandu dengan Lansia. Samarinda: Universitas Mulawarman.